photo kotak5_zpshvhapq9x.gif  photo kotak_zpsm4iw1wuv.gif  photo kotak1_zps20fvvd66.gif  photo kotak3_zpsig6nejsf.gif  photo kotak2_zpsy7hsvflr.gif  photo kotak6_zpsver4hcdg.gif  photo kotak7_zpsg6rm8lku.gif  photo kotak4_zpsgumbfhdm.gif

Minggu, 26 Oktober 2014

Hipmi: UKM Butuh Pendampingan Guna Hadapi AEC 2015

Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Cabang Surabaya menilai pelaku usaha kecil menengah (UKM) membutuhkan berbagai upaya pendampingan guna menghadapi ASEAN Economy Community (AEC) 2015.
"Beragam upaya ini telah masuk dalam program kerja Hipmi Surabaya periode 2013-2014," kata Ketua Hipmi Surabaya Abdul Ghafur di Surabaya, Senin (18/8/2014).
Menurut dia, pendampingan tersebut dilakukan mengingat sebagian besar dari kalangan UKM di Surabaya belum mampu dan siap untuk bersaing dengan pelaku usaha serupa dari luar negeri.
"Salah satu upaya itu kami realisasi dengan memberikan akses permodalan, pengetahuan, dan pasar atau 3P," ujarnya.
Ia optimis bahwa melalui 3P akselerasi UKM untuk bisa bersaing dan naik kelas di pasar internasional menjadi lebih mudah. Apalagi, tahun 2015 tinggal beberapa bulan mendatang.
"Mau tidak mau, suka tidak suka, AEC 2015 akan datang. Idealnya hal itu dijadikan momentum dan ajang. Jangan menjadi hal yang menakutkan," katanya.
Meski begitu, tambah dia, upaya pendampingan tersebut juga didukung penuh oleh Pemerintah Kota Surabaya melalui berbagai program yang dilakukan. Selain itu, kerja sama serupa juga direalisasi dengan BizComm Internasional, Program Manajemen UK Petra, dan PERMIT Jatim untuk menggelar seminar dengan tema AEC 2015: Opportunities and Challenges yang dilaksanakan pada akhir pekan lalu.
"Pada seminar tersebut ada sejumlah pembicara ikut hadir. Mereka ada yang berasal dari Malaysia, Jepang, Filipina, dan tentunya Indonesia untuk berbagi dengan para pengusaha Surabaya," katanya.
Sementara itu, lanjut dia, BizComm merupakan komunitas wirausahawan yang ingin bergerak di sektor sosial dan lingkungan. Pada seminar itu beberapa tema yang dibahas misalnya Perspektif Pengusaha, Perusahaan, dan Investor di Negara Masing-masing dalam Menghadapi AEC 2015.
"Ada pula tema Kompetitif Indonesia, Kesiapan Pengusaha dan Perusahaan, dan Harapan Para Pengusaha pada Peran Pemerintah dalam Menghadapi AEC 2015," katanya


Source : Warta Ekonomi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar