photo kotak5_zpshvhapq9x.gif  photo kotak_zpsm4iw1wuv.gif  photo kotak1_zps20fvvd66.gif  photo kotak3_zpsig6nejsf.gif  photo kotak2_zpsy7hsvflr.gif  photo kotak6_zpsver4hcdg.gif  photo kotak7_zpsg6rm8lku.gif  photo kotak4_zpsgumbfhdm.gif

Minggu, 26 Oktober 2014

franchise

1 Kane friend chicken
2. Bon delice
3. Sop durian durio
4. Hazna hijab
5. Tahu jeletot taisi
6. Royal tea roci

Jasa loundry yang menguntungkan

Usaha cuci pakaian merupakan usaha yang bisa dilakukan semua pelaku usaha, hanya berbekal mesin cuci, setrika, sabun cuci dan pewangi maka usaha ini siap dilaksanakan di rumah sambil mengasuh anak.

Banyak yang mencoba melakukan usaha ini dan berhasil ini dikarenakan antara permintaan akan jasa cuci terus melimpah sedangkan pelaku usaha masih kurang.

Inovasi-inovasi semakin berkembang jasa loundry   yang dilakukan oleh kebanyakan pelaku.

Peluang usaha sektor makanan berbahan terigu

Pangsa pasar disektor makanan masih menjadi prospek yang cerah, apalagi terigu yang mana akan menjadi primadona dalam aneka camilan.

untuk itu para pelaku ukm harus jeli dalam membeli jenis tepung terigu yang mana ada perusahaan yang memberikan diskon.

Kue semprit

kue yang satu ini menjadi idaman dikala hari raya idul fitri, rasa yang khas dan bentuk yang khas pula menjadikan kue ini pas disajikan diatas meja ruang tamu.
Camilan tradisional yang masih eksis dan disukai hingga sekarang.

Mau tahu cara pembuatannya, mari kita mencoba praktekkan.

bahan :
200 gram mentega
150 gram gula halus
2 buah kuning telur
1/4 sdt vanili
380 gram tepung terigu protein sedang
40 gram tepung maizena
100 gram kismis, dibelah dua
1 buah telur putih

cara membuat :

rendam kismis di dalam putih telur, sisihkan. Campur tepung terigu dan maizena, aduk rata, ayak sisihkan.  Campur mentega,gula halus, kuning telur dan vanili, kocok hingga lembut. tambahkan campuran tepung terigu sedikit demi sedikit, aduk rata

Ambil adonan secukupnya, lalu cetak di atas loyang yang sudah diolesi margarin dengan menggunakan cetakan kue semprit.  Beri potongan kismis ditengahnya.  Panggang kue semprit didalam oven bersuhu 170 derajat celcius selama 20 menit.
Keluarkan, lalu biarkan hingga dingin.
Simpan kue semprit didalam toples kedap udara.

Koperasi bukan sekedar untuk berhutang

banyak cara yang bisa dilakukan dalam menghadapi pasar bebas 2015 diantaranya cara efektif dan kreatif bagaimana koperasi bukan sekedar untuk tempat berhutang.
Mindset koperasi tempat berhutang harus dirubah.

Proses awal yang bisa dilakukan pemerintah adalah bagaimana pelaku Koperasi memahami arti persaingan, pemberian pemahaman global dilakukan lewat pelatihan, sosialisasi, pertemuan dan sejenisnya.

Proses kedua adalah mempersiapkan skill dan SDM yang distandarkan bila perlu dengan standar internsional.


Source. majalah Gapura

RAT agar dilaksanakan

merujuk surat dinas koperasi dan ukm surabaya  agar melaksanakan RAT dan bila ada permasalahan tentang hal tersebut, bisa dikonsultasikan dengan hotline 031-8290549

Hipmi: UKM Butuh Pendampingan Guna Hadapi AEC 2015

Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Cabang Surabaya menilai pelaku usaha kecil menengah (UKM) membutuhkan berbagai upaya pendampingan guna menghadapi ASEAN Economy Community (AEC) 2015.
"Beragam upaya ini telah masuk dalam program kerja Hipmi Surabaya periode 2013-2014," kata Ketua Hipmi Surabaya Abdul Ghafur di Surabaya, Senin (18/8/2014).
Menurut dia, pendampingan tersebut dilakukan mengingat sebagian besar dari kalangan UKM di Surabaya belum mampu dan siap untuk bersaing dengan pelaku usaha serupa dari luar negeri.
"Salah satu upaya itu kami realisasi dengan memberikan akses permodalan, pengetahuan, dan pasar atau 3P," ujarnya.
Ia optimis bahwa melalui 3P akselerasi UKM untuk bisa bersaing dan naik kelas di pasar internasional menjadi lebih mudah. Apalagi, tahun 2015 tinggal beberapa bulan mendatang.
"Mau tidak mau, suka tidak suka, AEC 2015 akan datang. Idealnya hal itu dijadikan momentum dan ajang. Jangan menjadi hal yang menakutkan," katanya.
Meski begitu, tambah dia, upaya pendampingan tersebut juga didukung penuh oleh Pemerintah Kota Surabaya melalui berbagai program yang dilakukan. Selain itu, kerja sama serupa juga direalisasi dengan BizComm Internasional, Program Manajemen UK Petra, dan PERMIT Jatim untuk menggelar seminar dengan tema AEC 2015: Opportunities and Challenges yang dilaksanakan pada akhir pekan lalu.
"Pada seminar tersebut ada sejumlah pembicara ikut hadir. Mereka ada yang berasal dari Malaysia, Jepang, Filipina, dan tentunya Indonesia untuk berbagi dengan para pengusaha Surabaya," katanya.
Sementara itu, lanjut dia, BizComm merupakan komunitas wirausahawan yang ingin bergerak di sektor sosial dan lingkungan. Pada seminar itu beberapa tema yang dibahas misalnya Perspektif Pengusaha, Perusahaan, dan Investor di Negara Masing-masing dalam Menghadapi AEC 2015.
"Ada pula tema Kompetitif Indonesia, Kesiapan Pengusaha dan Perusahaan, dan Harapan Para Pengusaha pada Peran Pemerintah dalam Menghadapi AEC 2015," katanya


Source : Warta Ekonomi